Latest Post

Isi Dompet Bisa Jadi Sarang Kuman

Written By Admin on Selasa, 23 Oktober 2012 | 02.38

Penulis : Lusia Kus Anna | Senin, 22 Oktober 2012 | 12:38 WIB
 Kompas.com-

Kapan terakhir kali Anda membersihkan kartu-kartu yang mengisi dompet? Jarang ada orang yang melakukannya. Padahal, selain uang berbagai jenis kartu pembayaran yang biasa kita pakai bisa menjadi sarang kuman.

Dalam sebuah penelitian diketahui satu dari 10 kartu bank di dompet mengandung bakteri fecal yang terkontaminasi dari tangan.

“Meski seseorang mengatakan mereka sudah mencuci tangan tapi hasil penelitian menunjukkan patogen ini mudah berpindah dan bertahan di kartu atau uang,” kata Dr.Ron Cutler, dari Universitas London.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh London School of Hygiene & Tropical Medicine, para peneliti menganalisa jumlah bakteri yang ada dalam isi dompet 272 orang. Para responden itu sebelumnya diminta mengisi kuesioner mengenai kebiasaan mencuci tangan.

Dari hasil usapan dan kultur ditemukan adanya bakteri fecal seperti E.coli, Streptococcus faecalis dan Enteroccoci, serta bakteri staphylococci.

Bakteri-bakteri tersebut 91 persen ditemukan pada orang yang selalu mencuci tangannya setelah memakai toilet. Sekitar 39 persen responden mengatakan mereka selalu mencuci tangan sebelum makan.

Secara umum, 28 persen hasil usapan terkontaminasi bakteri dan 26 persen memiliki bakteri fecal yang biasanya merupakan cemaran dari feses. Para peneliti juga menemukan bahwa 8 persen hasil usapan dari kartu dan 6 persen dari kertas tagihan memiliki bakteri fecal sebanyak yang bisa kita temukan di toilet kotor.

Sumber : Huffington Post

Cara Menahan Keinginan Ngemil

Written By Admin on Rabu, 10 Oktober 2012 | 20.04

Penulis : Hesti Pratiwi | Rabu, 10 Oktober 2012 | 12:36 WIB

KOMPAS.com

Kesulitan menahan diri dari mengudap bukan hanya milik Anda seorang. Rasanya sulit melewatkan hari tanpa mengunyah, jika Anda salah satunya inilah solusinya. Sebab keinginan terus ngemil itu ada pemicunya. Bila Anda berhasil mengenali pemicunya, akan lebih mudah mengendalikannya. Nah, berikut sebab yang menyebabkan Anda tak kuasa menahan keinginan mengunyah terus.


Pemicu: stress
Mungkin bukan hal yang baru bagi Anda. Sebagian dari kita cenderung melarikan diri pada makanan jika sedang stres. Tapi tahukah Anda kenapa begitu? Saat stres tubuh menguras habis glukosa yang merupakan bahan bakar otak. Nah, dengan begitu tubuh memberikan sinyal kelaparan. “Otak Anda perlu bahan bakar untuk berpikir serta mengambil keputusan,”jelas Ken Cheng, Ph.D., profesor ilmu biologi di Universitas Macquarie. Artinya, saat stres otak Anda akan terus bekerja memikirkan masalah dan mencari jalan keluarnya. Tak heran jika sambil melakukannya Anda akan terus mengasup makanan. Tetaplah kuat! Caranya, tutup mata Anda dan ambil napas dalam-dalam. Tak berhasil juga, coba pose . Yoga dapat memangkas tingkat hormon stres, sehingga Anda akan merasa lebih tenang.


Pemicu: lelah
American Journal of Clinical Nutrition melaporkan ketika orang hanya tidur empat jam, mereka cenderung melahap 500 kalori lebih banyak pada hari berikutnya daripada ketika mereka tidur cukup selama delapan jam. Jika ingin melawan keinginan ngemil, cobalah tidur tujuh hingga delapan jam semalam secara rutin. “Jika kebetulan Anda akan terjebak pada  minggu yang sibuk. Cobalah tidur yang cukup sebelum memasuki hari sibuk beberapa hari sebelumnya,” saran Kelly McGonigal, Ph.D., penulis buku The Willpower Instinct. Menurutnya, dengan begitu meski Anda kurang tidur selama minggu  berlangsung, Anda masih akan lebih mudah menahan cobaan ngemil.


Pemicu : “self reward”
"Saat Anda memaksakan kontrol diri terlepas itu mengemil atau belanja, tekad Anda akan melemah sehingga lebih rentan godaan," kata Roy F. Baumeister, Ph D.,  penulis buku, Willpower. Mungkin ini sebabnya diet sering gagal. Jika Anda makin memaksakan mengontrol diri justru makin gampang runtuh tekadnya. Buatlah rencana bertahap terlebih dahulu. Kontrol diri yang keras, akan membuat kekuatan otak Anda terkuras. Jadi buatlah antisipasi pagi hari. Misalnya, “Nanti aka nada acara makan malam bersama kolega. Mungkin  saya akan menyantap steak tapi melewatkan dessert-nya.” Akan lebih mudah untuk pertahankan sikap Anda karena Anda sudah tahu pesanan Anda.

Pemicu : pelit
Apa  hubungannya sifat dermawan dengan disiplin? Oh, menjadi orang yang suka amal bukan hanya mendapat pahala. Ternyata tindakan kebaikan dapat memperkuat tekad diet serta resolusi pola makan Anda. Menurut penelitian University of Maryland, orang beramal 1 US dolar (9. 600 rupiah) memiliki stamina lebih kuat. Mereka mampu menahan beban 20 menit lebih lama ketimbang yang kurang atau tidak beramal. “Kebanyakan orang yang senang beramal memiliki kemauan lebih dari kita semua,” kata penulis studi Kurt Gray, Ph.D. Bahkan perbuatan kecil, seperti memberikan kursi bus kepada orang tua atau menyumbangkan darah, dapat membantu Andamemberikan kekuatan lebih mengatakan tidak pada keinginan mengemil.

Banyak Orang Tak Mampu Lari 100 Meter

Written By Admin on Rabu, 22 Agustus 2012 | 20.08

Penulis : Felicitas Harmandini | Selasa, 21 Agustus 2012 | 23:12 WIB
KOMPAS.com -

Tidak semua orang mampu berlari berkilo-kilometer. Namun jika berlari 100 meter saja tak mampu, hal ini bisa menandakan bahwa tingkat kebugaran kita sangat rendah.

Menurut survei yang dilakukan Slimming World dan YouGov terhadap 2.065 orang di Inggris, 56 persen perempuan dan 31 persen pria di Inggris merasa dirinya tak mungkin berlari sejauh 100 meter. Survei juga mengungkapkan bahwa tiga dari empat orang (75 persen) di Inggris tak pernah ambil bagian dalam kegiatan kompetisi, dan lebih dari separuhnya (55 persen) tak pernah mengikuti kegiatan non-kompetisi.

Namun, enam dari 10 pria (59 persen) gemar menonton acara olahraga di televisi setidaknya sekali seminggu. Angka tersebut kemungkinan meningkat selama Olimpiade London berlangsung.

"Penemuan ini menunjukkan betapa menakutkannya melakukan aktivitas fisik bagi kebanyakan dari kita yang terbiasa menjalani gaya hidup tidak aktif," ujar Carolyn Pallister, manajer kesehatan masyarakat di Slimming World.

Menurutnya, menghindari gaya hidup aktif memang mudah. Namun semakin lama kita menjauhinya, kita semakin kurang percaya diri. Orang-orang yang selalu mengkhawatirkan berat badannya sebenarnya justru sangat takut memulai gaya hidup sehat. Kesibukan kerja lalu semakin menjadi alasan untuk menghindari olahraga.

Padahal, lebih aktif secara fisik tidak hanya membuat kita tetap bugar, tetapi juga memperbaiki kesehatan, meningkatkan mood, mengurangi stres, dan membangun rasa percaya diri.

"Dengan semua manfaat ini, tidak heran jika sekali orang menemukan cara yang cocok untuk menjadi aktif, mereka akan segera menjadikannya kebiasaan yang justru tidak mudah ditinggalkan," tambahnya.

Nah, bagaimana dengan Anda? Siapkan untuk memulai langkah pertama untuk mulai berolahraga?

Sumber: Huffington Post
Editor : Dini

Garis Besar Misi Robot Curiosity di Planet Mars

Written By Admin on Selasa, 07 Agustus 2012 | 19.47

Penulis : Yunanto Wiji Utomo | Senin, 6 Agustus 2012 | 16:06 WIB

KOMPAS.com
Wahana antariksa Mars Science Laboratory (MSL) beserta robot Curiosity berhasil melakukan pendaratan di Kawah Gale, Planet Mars, pada Senin (6/8/2012) pukul 12.31 WIB atau sekitar pukul 15.00 waktu Mars.
Apa sebenarnya tujuan misi tersebut? Apa saja perlengkapan yang dibawa dalam misi tersebut untuk mencapai tujuannya? Berikut garis besar misi Curiosity di planet merah tersebut.

Tujuan Misi
Mempelajari Kawah Gale yang berada di dekat ekuator Mars untukl mengetahui kemungkinan tanda-tanda kehidupan yang pernah ada di Mars. Selain itu, misi juga bertujuan mengetahui lingkungan yang mendukung kehidupan Mars pada masa lalu dan saat ini. Misi ini berdurasi 98 minggu Bumi atau satu tahun Mars.

Peluncuran
Misi diluncurkan dari Cape Canaveral di Florida pada 26 November 2011 dengan roket Atlas V 541 yang dikembangkan United launch Alliance, kerja sama Boeing dan Lockheed. Perjalanan ke Mars ditempuh dalam 8,5 bulan.

Pendaratan Misi
Proses pendaratan misi ini disebut "Tujuh Menit Teror". Ini adalah tantangan pertama yang harus dilalui sebelum misi inti dilaksanakan. Proses memasuki, menuruni, dan mendarat dimulai saat wahana antariksa mulai memasuki atmosfer Mars. Curiosity bergerak dengan kecepatan 21.240 km/jam.
Pada 10 menit menuju pendaratan, bagian yang bernama crusei stage (membawa tanki propelan dan antena) menjaga wahana tetap pada jalurnya dan memungkinkan komunikasi dengan Bumi. Setelah memasuki atmosfer Mars, parasut dikembangkan, kemudian retrorocket dilepaskan untuk memandu wahana. Selanjutnya retrorocket menurunkan Curiosity dengan tali nilon. Saat mendarat, kecepatannya sekitar 2,72 km/jam.

Kendaraan
Kendaraan yang dibawa dalam misi ini adalah robot sebesar mobil dengan 6 roda yang disebut Curiosity. Berat robot itu sekitar 900 kg dan dibuat dengan biaya 2,5 juta dollar AS. Konsep pembuatannya tercetus tahun 2000 sementara yang bertugas mengembangkan adalah Laboratorium Propulsi Jet NASA di Pasadena.

Peralatan
Ada 10 peralatan yang dibawa serta dalam misi Curiosity. Masing-masing adalah :

  1. Mast camera (MASTCAM). Kamera ini punya spesifikasi 2 MP, bertindak sebagai mata kiri dan kanan bagi Curiosity serta mampu mengambil citra diam, video maupun 3D.

  2. Cemistry and Camera (CHEMCAM). bagian ini merupakan laser penguap batuan dan kombinasi teleskop yang yang bisa manrget batu setinggi 7 meter, membakarnya serta menganalisis unsur kimia yang ada.

  3. Alpha Particle X-Ray Spectrometer (APXS). Ini merupakan lengan robotik yang mampu menganalisis unsur kimia pada batuan dan tanah.

  4. Mars Hands Lens Imager (MALHI). Alat pada ujung lengan robotik yang berguna untuk memotret jarak dekat permukaan Mars.

  5. Chemistry and Mineralogy (CheMin) yang berguna untuk menganalisis batuan dan tanah dengan difraksi sinar-X.

  6. Sample Analysis at Mars (SAM). Alat ini berfungsi menganalisis senyawa berbasis karbon yang menjadi pendukung kehidupan, menganalisis secara kimia unsur lain yang berguna bagi kehidupan maupun berperan penting dalam evolusi planet.

  7. Rover Environment Monitoring Station (REMS) untuk mengetahui perubahan cuaca di Mars.

  8. Radiation Assesment Detector (RAD) untuk menganalisis partikel subatomik dan atomik dari Matahari yang berbahaya bagi manusia jika misi pendaratan manusia di Mars nanti benar-benar dilakukan.

  9. Dynamic Albedo of Neutrons (DAN) untuk meneliti adanya air di bawah tanah hingga kedalaman 50 cm.

  10. Mars Descent Imager yang berguna untuk menghasilkan foto berwarna serta video selama proses pendaratan di Mars.

Tempat Eksplorasi
Kawah Gale, kawah selebar 57,6 yang memiliki 3 gunung serta berbentuk seperti gundukan lebar sehingga Curiosity diharapkan bisa mendakinya.

Editor : Tri Wahono

Mengukur Kebijaksanaan Seseorang

Written By Admin on Senin, 16 Juli 2012 | 19.35

Senin, 16 Juli 2012 | 09:12 WIB

KOMPAS.com

Sebuah institusi keuangan bergengsi, menekankan pentingnya mengukur kematangan individu untuk menentukan peserta yang berhak menerima program beasiswa. Hasil evaluasi program menunjukkan banyak peserta gagal menyelesaikan program studi di luar negeri, tidak hanya karena kurangnya kemampuan adaptasi, namun juga ketidakmampuan mengolah dan menyikapi berbagai persoalan yang dihadapi.
Dalam proses seleksi fit & proper untuk memilih jajaran pimpinan organisasi, para penguji pun setuju betapa kandidat perlu menunjukkan kematangan emosi dan kebijakan penalaran moral, agar ia mampu menghadapi situasi sulit dalam pengambilan keputusan dengan tetap berintegritas.
Kematangan dan sikap bijaksana, kita sadari menjadi sangat krusial di tengah semakin banyaknya persoalan yang silih berganti dan tuntutan peran yang semakin kompleks. Pertanyaannya, bagaimana kita mengevaluasi kematangan atau bijaksana tidaknya seseorang? Darimana individu bisa memperoleh “wisdom” yang sarat, sementara yang lain bisa melewatkan hidup begitu saja dan terasa pemikirannya dangkal tanpa bobot? Apa yang membedakan orang yang mampu bersikap tenang dalam mengambil keputusan berat serta bisa membahas masalah kehidupan dengan lancar dan mendalam, sementara yang lain bisa segera terpuruk saat menghadapi “ujian”? Atau, bahkan melakukan kecurangan, dan menghalalkan segala cara?

Kita kadang bertanya-tanya, mengapa ada orang dengan usia yang sama, namun kematangan diri yang ditunjukkan bisa sangat berbeda. Kita kadang menganalisa bahwa orang yang hidupnya “tidak pernah susah” membuat ia tidak punya modal untuk bijaksana. Ada orang yang galau berkepanjangan karena kritik yang diterima atau kegagalan yang dihadapi, sementara orang lain tidak bisa membayangkan mengapa kita sangat mengkawatirkan situasi tersebut.
Rasa galau dan kecewa menghadapi berbagai kejadian sangat tergantung pada bagaimana kita memandang situasinya. Dari sini kita bisa lihat bahwa kematangan diri dapat diteropong melalui respons individu dalam menghadapi kesulitan. Orang sering menyebutnya streetsmartness, suatu aspek kecerdasan yang didapat sebagai hasil pemikiran mengenai kehidupan praktis yang dialami individu sendiri.

Dalam situasi sehari-hari kita bisa mengukur kematangan kita. Apakah kita menggunakan fasilitas kantor berlebihan tanpa rasa bersalah? Apakah kita melakukan atau menyaksikan penyimpangan tanpa berusaha menohok diri sendiri dan memperingatkan diri keras-keras untuk tidak melakukannya? Apakah kegagalan komunikasi dengan atasan kita sikapi dengan menyalahkan atasan tanpa upaya untuk mengkritik diri sendiri, mempertanyakan, mengevaluasi, dan mengarahkan diri?
Kematangan ini bisa disuburkan dengan proses pengolahan batin yang terjadi pada diri kita. Bila kita khawatir dengan kemerosotan moral yang banyak dibicarakan belakangan ini, setidaknya kita masing-masing perlu mengecek sendiri proses pengolahan batin kita.

Introspeksi dan pengolahan pribadi
Penelitian terhadap sopir taksi di kota London, di mana dipisahkan antara sopir taksi, dengan pengalaman yang sama tetapi "bijaksana", dan yang terkesan "tidak matang", menunjukkan bahwa bagian otak depan yaitu prefrontal cortex pada yang bijaksana, ternyata lebih besar, dan lebih subur berkembang. Jadi, ternyata kegiatan berpikir saja tidak cukup.
“Exercise” otak mengenai cara berpikirnya sendiri, adalah kunci "kesadaran" seseorang dan akan mempengaruhi di dalam setiap aspek kehidupannya. Inilah penjelasan mengapa dua individu yang sama-sama pintar, bisa berbeda sikap, perilaku dan tingkat kedewasaannya.
Pemahaman mengenai aspek manusia dalam diri kita sendiri perlu kita kembangkan dan latihkan, antara lain melalui “self talk" atau bicara dengan diri sendiri. Kita bisa membohongi diri sendiri terus-menerus, namun kita juga bisa menantang diri untuk bersikap "fair", misalnya kalau salah ya terima dimarahi.

Dr Stephen dari University College London membuktikan adanya korelasi positif antara ketepatan pengambilan keputusan dengan kemampuan introspeksi individu. Introspeksi yang merupakan proses observasi dan refleksi diri memang tidak diajarkan di sekolah. Jadi, bisa saja individu tumbuh tanpa kegiatan introspeksi, apalagi self talk. Bisa saja sepanjang hidupnya tidak ada kegiatan menyalahkan diri, mendera, dan menguatkan diri sendiri yang tuntas. Yang terjadi pada diri individu hanyalah kegiatan melihat keluar dan menyerap nilai-nilai yang ada di luar dirinya, dan dijadikan patokan hidupnya. Filsuf Yunani paling kuno, Socrates, sudah mengatakan: "The unexamined life is not worth living." Dalam kehidupan sosial yang semakin kompleks ini, pendalaman kepribadian akan menyelamatkan individu dari kekosongan mental

Menyadari "pikir" dan "rasa"
Membaca novel, menyaksikan atau mengalami sendiri kejadian-kejadian romantis, menegangkan atau menyedihkan, merupakan kegiatan yang kita alami sehari-hari. Interpretasi mengenai kejadian-kejadian ini dan bagaimana dialog “follow-up”-nya lah yang akan berdampak pada perkembangan pribadi kita. Membaca novel, sering membuat kita teringat pada pengalaman kita sendiri.
Hal yang paling penting adalah kemampuan kita melihat diri secara obyektif, bukan subyektif, dan menerjemahkan situasi tersebut ke dalam situasi perbaikan. Pertama-tama, kita perlu mengupayakan untuk “stick to the facts”. “Saya mencoba celana saya dan ternyata sempit” atau “Jeans saya sudah tidak pantas lagi, karena terlalu ketat”.
Perasaan yang timbul akibat celana kesempitan inilah yang mempengaruhi keyakinan kita. Kita bisa mengatakan pada diri sendiri “Kamu jelek” atau kita juga bisa mengatakan “Kamu makan terlalu banyak”. Kualitas jelek sulit di-follow up dan diperbaiki, namun pernyataan "makan terlalu banyak" bisa kita ikuti dengan janji pada diri sendiri untuk tidak menambah porsi makan esok hari.
Bila "self talk" ini secara terus-menerus kita sadari dan kita arahkan pada tindakan perbaikan, kita akan terbiasa untuk “memeriksa diri” dan menasehati diri menuju ke arah perbaikan. Kita akan menjadi orang yang "dalam" dan lebih "positif". Bila kita mengubah cara berpikir kita, kita bisa mengubah cara kita merasa.
(Eileen Rachman/Sylvina Savitri, EXPERD Consultant)
Sumber: Kompas Cetak
Editor : Dini

Perpanjangan Nama Domain Web Alumni

Written By Admin on Selasa, 10 Juli 2012 | 20.07

Pada Tahun 2010 yang lalu, teman kita Hellen Harefa telah melakukan pembayaran perpanjangan masa berlaku nama domain Alumni Xaverius selama dua tahun (2010-2012). Kini nama domain website alumni kita ini mesti diperpanjang lagi karena akan habis masa perpanjangannya pada tanggal 30 Juli 2012.

Karena itu, pada hari ini (10/07/2012), Sdr. Frans R. Zai telah memperpanjang masa berlaku nama domain website Alumni-Xaverius untuk dua tahun ke depan. Dengan demikian nama domain kita: www.alumni-xaverius.web.id akan berlaku hingga 30 Juli 2014.

Dengan demikian, kita para Alumni Xaverius diharapkan memanfaatkan media yang sudah disediakan ini sebagai sarana untuk berkomunikasi satu sama lain. Sayang kan kalau media sudah disediakan tetapi kita tidak memanfaatkannya.

Kami dari Staf Redaksi mengucapkan terima kasih yang tak terkira kepada semua alumni xaverius yang senantiasa mengunjungi website ini dan terutama bagi mereka yang senantiasa memikirkan dan mengupayakan keberlangsungan eksistensi alumni ini.

Salam damai!

Administrator

Mengenal Higgs Boson, si "Partikel Tuhan"

Written By Admin on Minggu, 08 Juli 2012 | 03.50

KOMPAS.com -

Pengumuman penemuan partikel yang konsisten dengan Higgs Boson atau sering disebut-sebut sebagai partikel Tuhan pada Rabu (4/7/2012) disambut kegembiraan banyak pihak.

Para ilmuwan, tak terkecuali Stephen Hawking, memberi ucapan selamat kepada Peter Higgs, ilmuwan Inggris yang merumuskan keberadaan Higgs Boson. Sementara itu, media internasional memberitakan penemuan ini besar-besaran, mengulasnya dari berbagai sisi.

Tapi di antara keramaian ucapan selamat dan pemberitaan, tersisa banyak orang yang belum mengetahui apa sebenarnya Partikel Tuhan. Pemberitaan Partikel Tuhan malah membuat dahi mengernyit.

Suharyo Sumowidagdo, ilmuwan Indonesia yang turut serta dalam perburuan Partikel Tuhan di Large Hadron Collider (LHC) Organisasi Eropa untuk Penelitian Nuklir (CERN) mengurai beberapa hal mendasar tentang penemuan Partikel Tuhan tersebut.

Berikut uraian Suharyo yang dikirimkan lewat email kepada Kompas.com, Kamis (5/7/2012) kemarin.

CERN menyatakan bahwa partikel yang ditemukan adalah boson, tetapi belum tentu Higgs boson. Sebenarnya, apa itu Higgs boson dan apa pula boson?

Boson adalah nama untuk partikel-partikel yang cenderung menggerombol dengan partikel-partikel sejenisnya sendiri. Higgs boson adalah boson yang juga berinteraksi dengan partikel-partikel lain penyusun materi dan menyebabkan partikel-partikel lain penyusun materi tersebut memiliki massa (alias berat).

Penemuan Higgs boson dikatakan mampu menutup lubang dalam Model Standar Fisika Partikel. Sebenarnya, apa itu Model Standar Fisika Partikel? Apa yang dinyatakan dalam model tersebut?

Model Standar Fisika Partikel merupakan sebuah kerangka kerja teoretik yang mendeskripsikan partikel elementer di alam semesta.

Partikel-partikel ini adalah partikel-partikel penyusun materi, partikel-partikel perantara interaksi antar partikel materi, dan Higgs Boson.

Kecuali Higgs Boson, semua partikel dalam Model Standard sudah ditemukan. Lubang di sini adalah: hasil-hasil penelitian dan pengukuran eksperimen semuanya sesuai dengan prediksi teoretik Model Standard, sehingga secara tidak langsung mengindikasikan adanya Higgs Boson.

Catatan : Model Standar menyatakan bahwa partikel penyusun materi terbagi menjadi dua tipe, yaitu quarks dan lepton. Setiap tipe memiliki 6 jenis partikel. Sementara itu, partikel perantara interaksi antar materi (force and carrier) disebut boson. Masing-masing boson membawa gaya sendiri, gluon membawa gaya kuat, foton membawa gaya elektromagnet W dan Z boson membawa gaya lemah dan graviton membawa gaya gravitasi. Higgs boson menentukan massa.

Apa kaitan Model Standar fisika Partikel, Higgs boson dan pembentukan alam semesta?

Higgs Boson merupakan partikel yang memberikan massa kepada materi. Sementara dalam pembentukan alam semesta (proses kosmologi), gaya gravitasi merupakan gaya yang berperan paling penting dalam skala kosmik. Namun gravitasi terjadi karena partikel memiliki massa.

Catatan : Jika massa tidak ada, maka atom takkan terbentuk. Selanjutnya, unit yang leboh besar seperti molekul, planet, galaksi. bintang dan semesta juga takkan terbentuk.

Secara sederhana, bagaimana sebenarnya proses pencarian Higgs boson oleh CERN?

Akselerator LHC di CERN menumbukkan proton dan proton pada energi dan intensitas tinggi. Dalam setiap tumbukan, terjadi proses penciptaan partikel-partikel. Kebanyakan partikel-partikel yang tercipta adalah partikel-partikel yang sudah sering/sudah ditemukan. Namun dalam setiap sekian juta/milyar tumbukan, terciptalah Higgs boson.Sekarang fisikawan harus menyaring Higgs boson yang tercipta setiap beberapa sekian juta/milyar tumbukan itu dari produk-produk lain.

Apakah dengan penemuan kemarin maka misi CERN mencari Higgs Boson sudah selesai?

Belum selesai! It is only the beginning. Belum jelas apakah ini adalah Higgs Boson sebagaimana diprediksi dari Model Standard atau dari teori fisika baru di luar Model Standard.

Apakah dengan penemuan Higgs boson maka pembentukan semesta bisa dijelaskan dengan gamblang? Atau tetap masih menyisakan misteri?

Sebagian misteri akan terkuak, namun masih ada misteri tersisa. Proses inflasi dalam kosmologi hingga saat ini masih misHiggsterius dan belum diketahui pasti detailnya, sebagai contoh.

Apa saja dampak penemuan Higgs boson?

Ini memberikan pengetahuan baru yang fundamental tentang alam semesta di mana kita hidup.  Begitu fundamentalnya sehingga pengetahuan ini akan mengubah pengetahuan fisika untuk seterusnya setelah ini.

Editor :Tri Wahono
 
Copyright © 2011. Alumni Xaverius - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger